Travelling International #Singapore

Banyak teman teman yang merequest rilis terbaru tulisan saya tentang perjalanan ke negara tetangga, Singapore. berawal dari keyakinan akan menginjakkan kaki disebuah negara lain. Sebuah status facebook, *tahun ini kaki saya akan berada di negara lain* haha bermodalkan keyakinan, doa dan usaha. Tahun 2013 merupakan tahun dimana dinamika kehidupanku sangat kompleks, di bulan itu juga aku baru saja mendapatkan kesempatan belajar di Universitas Indonesia sebagai peserta JournalistDay. Dan tak menyangka mendapatkan predikat juara pada ajang nasional itu. Alhamdulillah, dibulan yang sama saya mendapatkan informasi kelulusan ajang Indonesia Youth Forum di Bandung, melewati seleksi superketat online,. Awalnya sempat ragu karena para calon peserta yang mendaftar hingga 2.000 orang mencakup pemuda pemudi seluruh Indonesia. Tentunya mereka yang memiliki passion, organisasi yang baik dan ilmu yang bermanfaat. Ketika babak wawancara IYF nama saya tidak muncul. Yaa mungkin tidak beruntung, . Dan ketika itu saya ditawari sang ibu mengikuti acara di Singapore,
dan membuat saya optimis kembali mengurusi perlengkapan perjalanan lusr negeri, ke kantor imigrasi, paspor, informasi travel dan lain-lain. Dan ketika semua fix, muncul nama saya di pengumuman kelulusan IYF 2013 dan waaaw membuat saya galau, tapi sayang saya belum sempat mengurusi dana dan proposal untuk keberangkatan ke bandung sehingga terpaksa memberikan kesempatan dengan teman teman yang lain, saya berharap dapat ikut di tahun 2014.

Bermodalkan tiket promosi Garuda Indonesia menuju batam. Kami melakukan ekspansi dan penginapan ke Batam menggunakan travel, mengunjungi Nagoya, pasar baru, dan wisata singkat, ketika pukul 18.00 sampai di kota Batam. Dan langsung menuju hotel untuk check in.malam itu kami menyempatkan diri berjalan jalan diarea sekitar hotel.Karena tak mungkin untuk berjalan jauh karena waktu sudah malam, ditemani ibu. Saya sedikit mengambek karena tidak menemukan toko ponsel, karena saya sudah lama mengincar Tablet Samsung terbaru dengan mengumpulkan uang sejak berbulan bulan lamanya. berharap menemukan harga lebih murah disini. Karena masih kurang beberapa ratus ribu lagi.
 Dan setelah berkeliling memanjakan mata kami segera kembali ke hotel, mengingat jadwal kapal penyeberangan ke singapore pukul 7 pagi untuk penyeberangn pertama. Yaa .. begitulah traveling murah hehe ..
Keesokan harinya saya begitu senang dan antusias haha first time berurusan dengan pihak imigrasi, melihat paspor berisi pertama kali dengan cap negara lain huiaaa, ditengah liburan singkat ini saya melihat berduyun duyun masyarakat indonesia mengunjungi singapore termasuk saya ckck padahal di Indonesia sangat banyak pariwisata.
Perjalanan 45 menit kami disajikan pemandangan lautan yang indah, bangunan menjulang dari seberang dapat disimpulkan itu adalah negara singapore, salah satu negara maju di Asia Tenggara. Melihat pulau pulau Indonesia begitu indah, mengacaukan pandanganku terhadap bangunan tinggi itu, i love indonesia. Sampai akhirnya kapal Marine Bay menepi di pelabuhan singapore yang sangat eksklusif berbeda dengan yang ada di indonesia, Petugas imigrasi terlihat asing, dari kebangsaan india, china, eropa, dan melayu/malaysia. dan disana aku menemukan banyak warga indonesia. Sempat tegang, karena katanya akan diinterogasi oleh petugas imigrasi singapore.
Dan huuufh lega.. petugasnya orang malaysia, walaupun berbahasa inggris tetap saja logat melayunya terlihat. Tak ada permasalahan berarti. Dan taaraa, semakin senang ketika aku mendapatkan toko ponsel singapore yang menjual tablet impian hehe, 236 Dollar singapore, its very cheap. uang yang kukumpulkan bersisa dengan bermodal kalkulator tawar menawar terjadi. Haha, tapi syukurlah kemampuan bahasa inggris cukup sekali untuk berkonsultasi dengan penjual. Yaa walaupun aku meragukan mengenai garansi, aku berpasrah saja :) karena alhamdulillah masih dalam keadaan baik-baik saja si tablet hehe.
Paling Muda :D
Hal yang kudapatkan sejak menginjakkan kaki di negeri singa itu adalah punishment. Ya banyak sekali peraturan yang membuatku pusing dibuatnya. Tour gate nya seolah-olah menakutkan kami dengan berbagai aturan yang menyebabkan denda. Tidak boleh membawa permen karet, minum bersoda/berwarna di bis, berfoto sembarangan, dan tentunya jadwal segala penerbangan dan pelabuhan sangat disiplin. aku selalu mendengar suara CS yang selalu berulang kali memanggil penumpang untuk naik ke kapal. Taukah, nama yang selalu kudengar dan diulang-ulang di speaker ketika kapal akan berangkat di pelabuhan itu, yaaa nama indonesia. Terkadang aku sendiri jadi malu, ketika banyak imigran asal indonesia selalu menunjukkan ketidaktaatan pada waktu, hingga seringkali ketinggalan kapal. Apa punishmentnya ? yaa menunggu kapal di jam selanjutnya, dan jika kapal terakhir anda harus menginap di pelabuhan semalaman, Oh Noo ..
Sesampai disana, girang dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Tapi karena aku browsing di internet, seolah-olah tempat disana telah aku singgahi. ckck memang benar, globalisasi . membuat semuanya serba dekat. Orchard Road, Kampung India, Mustafa, Kampung Arab, Bugis Street, dan tentunya patung Merlion dan Esplanade . Yaa itulah keuntungan menggunakan travel agent, waktu yang sangat singkat tetapi dapat mengunjungi seluruh bagian kota yang disinggahi. Walaupun aturan begitu ketat, tapi puasnya tak tergantikan. Banyak kejadian lucu terutama jika berinteraksi berbelanja dengan warga singapore. terutama berbelanja di bugis street. Maklum, kita harus lihat kantong bila ingin berbelanja kurs nya jaauh sekali -,- membuat rasanya rupiah tak berarti disana T_T nangis, pada saat itu kurs 1 dollar singapore adalah lebih kurang 8000. Tas yang sederhana saja harganya 10 dollar kalo dikali 8000 yaa 80.000 . padahal kalo beli di indonesia mungkin cuma 30.000 . Muahal ..
Aku terkaget-kaget ketika tour guide kami yang berasal dari malaysia itu menyampaikan berbagai macam denda yang berlaku di negara itu. Buang sampah ini dendanya, kendaraan parkir sembarangan penjara, langgar lalu lintas ditahan lah, inilah itulah. Rasanya perjalanan disana aku hanya mendengar berbagai denda yang ada disana. Walhasil wajar saja kota nya sangat tertata rapi, kendaraan sepi karena sebagian besar menggunakan Mrt atau kereta bawah tanah. ckck yang mengagetkan adalah, makan boleh ambil buanyak tapi kalo tidak habis . sisa makanan ditimbang pergram dengan denda buang makanan pergram 100 dollar ? Hahaha tertawa melihat teman ibuku yang tak sengaja icip-icip "kebiasaan indonesia" kelimpungan untuk menghabiskan makanan yang ia ambil. Untung saja aku udah antisipasi makan seperlunya, aku sulit makan di negeri itu karena takut tercampur makanan tidak halal. haha shock culture. hanya mencoba salad, daging ayam dan sedikit nasi dan sayur, tak ingin icip yang lain.
Universal Studio .. waah, yaah hanya masuk ke pulau sentosa island yang merupakan reklamasi pulau. ckck negara ini sungguh miskin sda menurutku, air aqua saja yang di indonesia 500-1000 rupiah disini 500 dollar harganya sekitar puluhan ribu saking nikmatnya itu air putih bermerk aqua. Tour guide nya bilang pemerintah singapore juga sulit mendapatkan air sehingga menyuling semua air baik itu wc, air laut dan air hujan .. plok plok plok jadi rada takut deh minum air disana sereeem.. rasanya juga terasa banget buatannya/ sulingan, Uaaah .. kangen indonesia.
ketika memasuki wilayah teritorial singapore :)
Aku menyaksikan indonesia yang berlimpah sumber daya alam tapi terbengkalai begitu saja. Sedangkan negara ini yang sedang kujelajahi, untuk minum aja susah, dan mendapatkan lahan untuk bertani boro-boro, semua hasil pertanian dan perternakan impor. Wajar saja mereka sangat menghargai namanya makanan. Kitaa di Indonesia, banyak yang masih buangbuang makanan. :( mungkin kekayaan itu yang membuat kita lalai. Negara singapore juga memiliki tingkat stres kehidupan yang tinggi, aturan ketat, makan sulit, serba mahal, itulah yang menyebabkan pertumbuhan penduduk sulit disana, hingga yang banyak adalah warga pendatang. Sampai sampai pemerintahnya saat ini memberikan subsidi kepada warga asli singapore yang memiliki keturunan lebih dari dua orang hingga lulus kuliah. dan saking ketatnya, bagi pelajar singapore yang studi di negara lain, akan dicabut status kewarganegaraannya. Maka dari itu, pemerintah sangat care sekali dengan kualitas pendidikan di Singapore. Saking tak punya SDA, Pohon, tanaman, tanah impor dari negara lain yakni indonesia dan malaysia, pantes saja banyak pulau di indonesia tenggelam karena tanahnya di kerok habis :( ckckck
kapal marina bay pesiar eksklusif di ambil dari kapal kami
 di Sentosa Island, segala bentuk wisata modern ada disana. Dan aku mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan Songs of Sea. Pertunjukkan air menggunakan laser berteknologi sehingga seolah-olah air itu menjadi sarana proyektor 3D .. plok plok salut deh sama pameran teknologi.
Cerita di Songs Of Sea adalah seputar wanita yang menjadi icon singapore karena selamat dari kereta gantung (lupa ceritanya hehe ,, ga terlalu paham sih) aku menyaksikan teater musikal 3D teknologi air yang mirip seperti laskar pelangi. .. tu kaan lagi-lagi deh, Indonesia kaya akan budaya tradisional, disana ? aku juga bingung bila ditanya budaya yang ada di singapore

Cerita ini cukup panjang, yaa sedikit banyaknya sangat menginspirasi dan berkesan. Dan setelah itu perjalanan esoknya adalah menjelajahi negara sendiri yakni tepatnya kota batam :)



didepan patung merlion

tiket masuk sentosa island


Powered by Blogger.