Jurnal Ramadhan E14 : Waktumu, Citamu

by - Wednesday, May 30, 2018

Jujur ini menghardik saya, mungkin ada teman – teman yang menyadari bahwa jurnal kali ini terlambat tapi tetap saya usahakan mengejar ketertinggalan post beberapa hari ini. Yaps waktu, saya sendiri masih sering tak bisa menghandle waktu. Kadang saking sibuknya, istirahat terabaikan. Kadang kala saking tak bergairahnya waktu terbuang sia – sia. 

Memanajemen waktu itu butuh pendidikan dan juga keterampilan yang banyak agar bisa produktif dan maksimal. Hadiahnya ketika berhasil memanage waktu dengan baik adalah kepuasaan diri sendiri menyelesaikan sesuatu sesuai deadline, karya yang professional, dan juga tentunya cita dan visi kita tadi sampai tepat waktu.

Tulisan ini lagi – lagi murni mengajari diri saya sendiri bahwa saya harus benar – benar belajar memanajemen waktu dengan baik. Apalagi di bulan Ramadhan, seharusnya waktu beribadah tak mungkin ter-lalaikan dengan kepentingan duniawi. (Sebuah tamparan keras untuk diri sendiri).

Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia terlena darinya; yaitu kesehatan dan waktu luang (HR. Al-Bukhari)
Hadits di atas benar – benar menggambarkan diri kita manusia yang sering lupa bersyukur. Apalagi saya ketika sakit selalu mengeluh sendiri, kalau sehat saya bisa gini dan gitu. Giliran sehat lupa deh semua rencana baik tadi. Salah satu caranya bersyukur dengan sehat adalah menggunakan kesehatan kita sebaik – baiknya untuk dimanfaatkan dengan baik. Ya gak yaa ?

Kemudian waktu luang, ga jarang kita sering mensia – siakan waktu luang. Saya belakangan mendapatkan formula kalau misalnya saya tidak sedikitpun menyisihkan waktu luang (untuk istirahat misalnya). Alhasil pekerjaan saya lebih produktif, list deadline terselesaikan. Ketimbang saya kemudian menyadari ada waktu luang ternyata, waktu luang tergoda diisi hal yang sangat jauh dari produktifitas. Misalnya ya browsing, game, dan lain – lain. Hal terjadi tertumpuknya pekerjaan dan stress yang meningkat.

Jadi ide – ide datang ketika kita sedang bekerja dengan biasa, ketika diri sedang bergerak. Jadi jangan diam aja yaa. Jika mungkin ada masa nya kita stuck, lakukan sesuatu yang bermanfaat. Ini juga jadi catatan saya juga. Ada yang tahu Surah ini ?

1. Demi waktu,
2. Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi.
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.

Iya, ini Surah Al-Ashr yang benar- benar menasehati kita terutama kita yang mengaku beriman kepada Allah untuk bisa mengatur waktu dengan baik. Karena jika kita lalai, Allah menyebutkan bahwa kita tergolong orang – orang yang merugi.

Jadi sejauh apa kita memanfaatkan waktu kita dengan baik ?

You May Also Like

0 komentar

Tell your story about this article !